Rabu, 01 Juni 2011

paradigma asuhan kebidanan


3.1 PENGERTIAN PARADIGMA

PARADIGMA adalah suatu cara pandang bidan dalam memberikan pelayanan kebidanan.

3.2 KOMPONEN PARADIGMA KEBIDANAN
a. WANITA
WANITA atau MANUSIA adalah makhluk bio-psiko-sosial-kultural-spiritual yang utuh dan unik, mempunyai kebutuhan dasar yang bermacam-macam sesuai dengan tingkat perkembangannya.
Maksudnya:
·         BIO artinya wanita adalah makhluk biologis yang memerlukan kebutuhan sesuai dengan tingkat perkembangannya untuk kelangsuangan hidup.
·         PSIKO artinya wanita mempunyai sisi kejiwaan yang harus diperhatikan dalam setiap memberikan  pelayanan .
·         SOSIAL artinya wanita adalah makhluk yang selalu berinteraksi dengan orang lain dan membutuhkan rang lain.
·         KULTURAL  artinya wanita adalah makhluk yang berbudaya atau memiliki kebiasaan-kebiasaan  tertentu.
·         SPIRITUAL artinya wanita adalah makhluk secara fitra (suci) yang akan selalu membutuhkan TUHAN sebagai sandaran.
·         UTUH artinya pandangan kita kepada wanita sebagai makhluk biospikososial, kultur dan spiritual tersebut harus dipandang secara menyeluruh, tidak hanya dipandang dari segi biologisnya saja, atau psikologisnya saja karena sisi tersebut menjadi satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
·         UNIK artinya wanita adalah makhluk yang berbeda dengan antara satu dengan yang lain, baik dari segi bio, psiko, sosial, kultural, maupun spirtualnya.
Selain itu ;
WANITA atau IBU adalah seseorang yang akan melahirkan seorang penerus generasi keluarga dan bangsa sehingga  keberadaan wanita yang sehat jasmani dan rohani serta  sosial sangat diperlukan.
WANITA atau IBU adalah seorang pendidik pertama dan utama dalam keluarga. Kualitas manusia sangat ditentukan oleh keberadaan atau kondisi dari wanita atau ibu dalam keluarga. Para wanita di masyarakat adalah penggerak atau pelopor dalam meningkatan kesejahteraan keluarga.

b.LINGKUNGAN
LINGKUNGAN adalah semua yang ada di lingkungan dan terlibat dalam interaksi individu pada waktu melaksanakan aktivitasnya.
Lingkungan tersebut meliputi:
·         Lingkungan Fisik; tempat tinggal, kendaraan dll.
·         Lingkungan Psikososial; keluarga, kelompok, masyarakat.
·          Lingkungan Bologis; hewan dan tumbuh-tumbuhan.
·         Lingkungan Budaya.

c.PERILAKU
PERILAKU adalah hasil dari berbagai pengalaman serta interaksi manusia dengan lingkungannya yang terwujud dalam bentuk pengetahuan, sikap dan tindakan.
v  Perilaku Profesional dari Bidan adalah:
1)      Dalam melaksanakan tugasnya berpegang teguh pada filosofi etika profesi dan aspek legal.
2)      Senantiasa mengikuti perkembangan pengetahuan keterampilan secara berkala atau terus-menerus.
3)      Menggunakan tindakan kewaspadaan  universal untuk mencegah penularan penyakit dan strategi pengendalian infeksi.
4)      Menggunakan konsultasi dan rujukan yang tepat selama memberi asuhan kebidanan.
5)      Menghargai dan memanfaatkan budaya setempat.
6)      Menggunakan model kemitraan dalam bekerjasama kaum wanita atau ibu agar mereka dapat menentukan pilihan yang telah di informasikan tentang semua aspek asuhan, meminta persetujuan secara tertulis supaya mereka bertanggung jawab atas kesehatannya sendiri.
7)      Menggunakan keterampilan komunikasi.
8)      Bekerjasama dengan petugas kesehatan lain untuk meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan keluarga.
9)      Melakukan advokasi terhadap pilihan  ibu dalam tatanan pelayanan.
10)  Bertanggung jawab dan mempertanggung jawabkan keputusan yang telah dibuatnya.

ü  Perilaku ibu selama kehamilan akan mempengaruhi kehamilannya,
ü  Perilaku ibu dalam mencari penolong persalinan akan mempengaruhi kesejahteraan ibu dan janin yang dilahirkannya,
ü  Perilaku ibu pada masa nifas akan mempengaruhi kesehatan ibu dan bayinya,
ü  Dengan demikian perilaku ibu dapat mempengaruhi kesejahteraan ibu dan janinnya.

d. PELAYANAN KEBIDANAN
PELAYANAN KEBIDANAN adalah layanan yang diberikan oleh bidan sesuai dengan kewenangan  yang diberikannya dengan maksud meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak dalam rangka mencapai keluarga kecil, bahagia dan sejahtera.
Sasaran Pelayanan Kebidanan adalah:Individu, Kelurga dan masyarakat yang meliputi:
*      Upaya Peningkatan
*      Upaya Pencegahan
*      Upaya Penyembuhan
*      Upaya Pemulihan
Layanan Kebidanan dibedakan menjadi:
·         Layanan Kebidanan Primer atau Mandiri adalah Asuhan kebidanan yang diberikan kepada klien dan  sepenuhnya menjadi tanggung jawab bidan.
Contoh: pemeriksaan kelahiran normal, pemberian imunisasi dll.
·         Layanan kebidanan kolaborasi adalah asuhan kebidanan yang diberikan kepada klien dengan beban tanggung jawab bersama dari semua pemberi layanan yang terlibat mencakup; bidan, dokter, atau tenaga kesehatan profsional lainnya. Atau bidan merupakan anggota tim.
Contoh: bidan turut serta dalam penanganan bulin (ibu bersalin) di rumah sakit.
·         Layanan kebidanan rujukan adalah asuhan kebidanan yang dilakukan oleh bidan dalam rangka pelimpahan penanganan pasien pada sistem pelayanan yang lebih tinggi atau sebaliknya.
Contoh: pasien melahirkan dengan perdarahan dikirim ke rumah sakit.

e. KETURUNAN
            Keturunan adalah salah satu faktor yang menentukan kualitas manusia, manusia yang sehat dilahirkan oleh ibu yang sehat. Hal ini menyangkut kesiapan wanita sebelum perkawinan masa kehamilan, masa kelahiran dan masa nifas, yaitu proses fisiologi, namun bila tidak dapat ditangani secara akurat dan benar  keadaan menjadi patologis. Hal ini akan berpengaruh pada bayi yang dilahirkannya.

3.3 MACAM-MACAM ASUHAN KEBIDANAN
·         Asuhan kebidanan pada ibu hamil (BuMil)
dilakukan dengan cara mengumpulkan data, menetapkan diagnosa dan rencana tindakan serta melaksanakannya untuk menjamin keamanan dan kepuasan serta kesejahteraan ibu dan janin selama masa kehamilan.
·         Asuhan kebidanan pada ibu bersalin (BuLin)
Dilakukan dengan mengumpulkan data, menginterprestasikan data untuk menentukan diagnosis persalinan dan mengidentifikasi masalah atau kebutuhan, membuat rencana dan melaksanakan tindakan dengan memantau kemajuan persalinan serta menolong persalinan.

·         Asuhan kebidanan pada ibu nifas
Dilakukan dengan cara mengumpulkan data, menetapkan diagnosis, dan rencana tindakan serta melaksanakannya untuk mempercepat proses pemulihan dan proses komplikasi degan memenuhi kebutuhan ibu dan bayi selama masa nifas.

·         Asuhan kebidanan pada BBL (Bayi Baru Lahir)
Dilakukan dengan cara menilai kondisi bayi, memfasilitasi terjadinya pernapasan spontan, mencegah hipotermia, menentukan kelainan serta melakukan tindakan pertolongan dan merujuk sesuai kebutuhan.

3.4 MANFAAT PARADIGMA DIKAITKAN DENGAN ASUHAN KEBIDANAN
            Asuhan kebidanan adalah penerapan fungsi dan kegiatan yang menjadi tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada klien yang mempunyai kebutuhan atau masalah dalam bidang kesehatan ibu dalam masa hamil, masa bersalin, masa nifas dan bayi setelah lahir serta KB (Keluarga Berencana).
v  Manfaat Paradigma bagi Bidan:
·         Membantu bidan dalam mengkaji kondisi klien.
·         Membantu bidan dalam memahami masalah dan kebutuhan klien.
·         Memudahkan dalam merencanakan dan melaksanakan asuhan yang berkualitas sesuai dengan kondisi klien.

v  Manfaat Paradigma bagi Pasien
·         Membantu klien untuk mendapatkan rasa nyaman dalam menerima asuhan kebidanan.
·         Membantu klien dalam meningkatkan kemampuan berperan serta sebagai individu yang bertanggung jawab atas kesehatannya.
·         Meningkatkan perilaku positif klien yang akan meningkatkan keehatan ibu dan anak .

KESIMPULAN

·         Paradigma kebidanan adalah  cara pandang seorang bidan dalam memberikan pelayanan kebidanan.
·         Komponen dalam paradigma kebidanan adalah wanita, lingkungan, perilaku, pelayanan kesehatan dan keturunan.
Paradigma kebidanan yang tepat akan bermanfaat bagi bidan dalam memberikan asuhan kebidanan yang berkualitas.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar